Oswaldo Lessa Inginkan Pemainnya Lebih Berani Menyerang Saat Lawan Mitra Kukar

Sriwijaya FC memang perlu melakukan evaluasi terhadap​permainannya apabila ingin tampil memukau dan maksimal ketika menghadapi Mitra Kukar Rabu (7/6) esok.

Pelatih Sriwijaya FC (SFC), Oswaldo Lessa Filho, mengevaluasi hasil pertandingan taruhan bola dari anak-anak didiknya saat bertanding melawan Persela Lamongan. Seperti yang sudah banyak diketahui, pada laga besar yang seru itu, Tim Laskar Wong Kito harus takluk dengan skor 2-1. Menurutnya ada beberapa hal penting yang tak boleh kembali dilakukan dan tak boleh lagi terulang pada pertandingan melawan Mitra Kukar yang bakal segera dihelat pada Rabu (7/6) mendatang tepatnya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Hal yang Tak Boleh Terulang

Lesaa mengungkapkan, “Pressing pemain agaknya agak sedikit kurang di kami. Terutama yang berada di momen momen yang sangat krusial, pemain nampaknya masih kurang paham posisinya. Di Persela kami sejujurnya ada dua kali lepas kontrol dari proses bola mati. Ini pun juga karena proses karena kurangnya pressing.”

Selain itu, ia menambahkan adanya kekurangan dari segi sepak pojok. “Sepak pojok (corner) kami juga harus diperbaiki karena ada banyak bola keluar di kami. Penting karena ini bisa jadi proses kami untuk mencetak sebuah gol. Tetapi kenyataannya malahan banyak yang buang bola dengan percuma,” imbuh pelatih asal Brasil tersebut.

Kemungkinan untuk menghadapi tim Naga Mekes, SFC bakal menurunkan kembali permainan menyerang. Bermain di depan para pendukungnya langsung jelas membuat motivasi tersendiri bagi mereka untuk bermain lebih baik. “Kalau ingin menang, ya jelas tim harus lebih dan lebih berani lagi untuk menyerang. Tentu saja harus lebih percaya diri dan tidak perlu takut salah bermain. Percaya diri memanglah sangat penting dan paling penting untuk pemain saat bertanding nanti,” ungkap mantan pelatih Persipura Jayapura itu.

Alberto Goncalves, Hilton Moriera, dan Maldini Pali kemungkinan besar tetap akan menjadi trisula di lini depan dari SFC di laga tersebut. Hanya, Lessi belum bisa menurunkan gelandang mudanya, yakni Rachmad Hidayat yang mana sampai sekarang masih dalam proses penyembuhan pasca cedera. “Dia memang udah gabung latihan, namun masih harus pemulihan dulu. Saya memang nggak mau paksakan dia turun sebelum dia bicara pada saya kalau dia benar-benar siap untuk kembali main,” ungkap Lessi.

Swiwijaya FC Membangkitkan Motivasi Pemain

Jajaran pelatih dari Sriwijaya FC kini tengah berusaha dengan sekuat tenaga mengangkat mental para pemain agar mereka semua tidak mengalami keterpurukan lagi saat menjamu Mitra Kukar pada pekan ke-10 Liga 1 tepatnya hari Rabu (7/6) malam esok. Hasil yang mana menunjukkan sekali imbang dan dua kali kalah membuat para pelatihnya mendapatkan PR besar untuk mengobati menta para pemainnya. Mereka harus segera mengatasi permasalahan ini.

Salah satu pelatihnya, Hartono Ruslan, mengungkapkan, “Mental pemain memamg agaknya sedikit turun untuk sekarang ini. Tetapi jangan lah berlarut-larut. Harus segera bangkit dan kemudian fokus pada laga berikutnya.”

Sementara itu, meskipun kondisinya dikabarkan togel online kian membaik dari cedera engkel yang dialaminya, jajaran pelatih sayang sekali masih belum bisa memastika sang bek, Rudolof Yanto Basna, bisa kembali dimainkan pada laga tersebut. Hal ini disampaikan oleh fisioterapi, Claudio de Jesus. “Basna kondisinya terus membaik dan ia sudah bisa menyepak bola. Tapi untuk sekarang ini memang kondisinya belum 100% fit,” ungkapnya.

“Kalau untuk turun ke lapangan, memang masih 50:50 (Fifthy Fifthy). Kami memamg harus terus memantau kondisinya dahulu di beberapa latihan ke depan. Tapi saya cukup yakin, ya, dengan kondisinya,” tambah Claudio.

 

Peter Odemwingie, Marquee Player Terbaik Madura United

peter odemwingie berhasil mencetak gol terbanyak di madura united dan dianggap sebagai Marquee player terbaik untuk saat ini.

Pada pertandingan Liga 1 Indonesia, senin 8 mei 2017 yang diadakan di Stadion  Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan, menghasilkan duel seru antara Madura united dan Perseru. Kedua tim toto online membuat pertandingan semakin seru. Dari Tim madura united mengandalkan Peter odemwingie, trisula Greg nwokolo dan saldi. Sedangkan tim perseru dengan formasi irvan yunus, uropmobin dan silvio escabor. Di menit 22, peter odemwingie berhasil mencetok gol buat madura united.

Perjalanan Peter Odemwingie Di Dunia Sepak Bola

Di madura united seperti menjadi tempat untuk bangkitnya peter odemwingie. Pada juli 2016 yang lalu, Peter odemwingie dikeluarkan dari stoke city. Sejak saat itu dia menjadi pemain yang tak taruh arah mau kemana. Tidak ada satupun klub yang ingin bergabung menerimanya. Dia sempat ikut pelatihan di klub premier league Hull city, tetapi ternyata mereka tetap tidak bisa memakai peter odemwingie.

Pria asal nigeria ini sempat bergabung di divisi championship, Rotherham united. Tetapi kontrak yang ia jalani sangat singkat. Hanya sampai 25 januari 2017 yang lalu. Selama bersama Rotherham, dia tidak mencetak gol sama sekali dan hanya melakukan 7 pertandingan saja. Bahkan dia sempat mendapatkan kartu merah. Ini membuat banyak orang berpikir, kalau karirnya akan berhenti sampai disini. Bahkan umurnya sudah tidak bisa dibilang muda lagi.

Dulu odemwingie pernah bergabung di klub west bromwich Albion. Bahkan pada waktu itu, dia sempat dijuluki sebagai pemain yang sangat berbahaya. Selama pertandingan, dia selalu lari dengan cepat, winger, lincah dan memiliki teknik yang sangat bagus, Berada di bagian striker membuat dia seorang yang sangat susah ditempus.

Di klub ini, dia sudah mencetak gol 15 kali dari 34 pertandingan di musim tahun 2006-2017. Lalu bergabung dengan  klub The baggies, dia berhasil mencetak gol sebanyak 15 kali dari 32 pertandingan. Pada waktu itu dia dinobatkan sebagai top skorer.

Lalu di musim selanjutnya, dia masih memiliki kemampuan yang tajam. Dari 30 pertandingan, dia berhasil mencetak gol sebanyak 10 kali. Dia sempat meraih predikat pemain terbaik premier league pada september 2010, april 2011 dan februari 2012.

Kebangkitan Peter Odemwingie Bersama Madura United

Sejak mendapat kesuksesan bersama The Baggies, peter odemwingie seperti berada di roda terbawahnya. Walaupun bergabung dengan beberapa tim, tidak membuat kesuksesannya kembali lagi. Bergabung di Cardiff City, Stoke City, bahkan sampai dipinjamkan ke Bristol City. Tapi tidak ada kesuksesan yang menghampirinya sampai akhirnya dia dikeluarkan oleh stoke city.

Setelah masa kontraknya habis awal tahun kemarin, dia menerima kontrak dari klub asal indonesia madura united. Hal ini sempat mengemparkan dunia persepakbola indonesia. Dengan perjanjian kontrak yang besar, membuat dia semakin yakin untuk bergabung dengan madura united. Dia tidak bergabung dengan klub inggris, tetapi klub yang ada di ujung pulau jawa madura.

Bergabung dengan madura united menjadi kebangkitan bagi dia. Peter odemwingie berhasil mencetak gol bagi madura united. Dia seperti menemukan kesuksesannya lagi. Menghilangkan semua kritik yang didapatkannya. Lima pertandingan yang dia lakukan, odemwingi berhasil mencetak 4 gol. Sampai saat ini dia dinobatkan sebagai top skorer untuk pertandingan liga 1 musim ini.

Pihak pelatih sbobet madura united banyak memberikan pujian kepada Odemwingie. Di umurnya 35 tahun, kecepatan, kemampuan fisik serta tekniknya masih sangat bagus. bahkan dia bisa dijadikan tim inti, Odemwingi tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dengan pemain lain. Melihat kebangkitan ini, apakah kita bisa melihat peter odemwingi berhasil mencetak gol lagi.