Kyle Walker dan Danny Rose; Saingan Berubah Menjadi Partner

Walker dan Rose, pemain full back Tottenham Hotspurs adalah pemain yang masuk ke Spurs dari usia belia dan memiliki persaingan yang berubah menjadi partner.

Kyle Walker dan Danny Rose mengakui mereka melihat satu sama lain sebagai saingan di Tottenham dan mereka juga berharap untuk meraih trofi musim ini. Itulah yang menarik, Rose dan Walker sampai saat ini merupakan pemain yang menarik. Dua Yorkshiremen, mereka lahir hanya berbeda satu bulan, diawali sebagai anak-anak dan pemain dengan penuh persaingan tetapi sekarang mereka telah menjadi teman satu tim dan yang harus ditakuti di Liga Primer judi bola.

Dari Persaingan Menjadi Partner di Tottenham

Rose berumur 17 tahun ketika ia menandatangani kontrak bersama Tottenham Hotspurs. Sedangkan Walker pindah dua tahun kemudian setelah bermain di sedikit pertandingan untuk Sheffield United. Saat Walker menekan kontrak, saat itu ada empat orang lainnya yakni Gunts [Chris Gunter], [Vedran] Corluka, [Pascal] Chimbonda dan Naughts [Kyle Naughton]. Untungnya ada orang-orang yang percaya pada Walker sehingga secara bertahap ia bisa menjalani karirnya.

Awalnya, keduanya bekerja dengan cara mereka sendiri terhadap tim Spurs. Persaingan yang ramah yang mereka miliki terus berlanjut. Persaingan mereka terlihat sangat jelas ketika masing-masing menjadi pemain pinjaman seperti saat Rose membela Bristol City dan Walker di QPR. Mereka berdua berhadapan head to head. Mereka memang tidak bisa menyembunyikan persaingan keduanya.

Keduanya mungkin masih memiliki saingan jika dikatakan sebagai pemain belakang yang hebat di Eropa, namun semua pasti sepakat jika keduanya merupakan pemain belakang yang sangat berbakat dan merupakan saingan yang kini berubah menjadi partner yang kuat dan solid. Menariknya, keduanya juga terus berlatih untuk saling mengimbangi sehingga akan menjadi partner yang semakin kuat. Baik Walker maupun Rose memang terus berlatih untuk melengkapi dan mendukung satu sama lain.

Partner Hebat yang Membawa Kemenangan untuk Spurs

Ada persaingan di antara mereka tapi selama pertandingan, mereka bekerja sangat baik sebagai partner. Sebagai contoh, ketika ada seorang yang maju ke depan, Mauricio Pochettino berharap yang lain agar mengisi dan menutup bagian yang kosong. Kerjasama seperti ini memang sangat diharapkan dari setiap klub apalagi bagi lini belakang. Bahkan, kerjasama antara Rose dan Walker berbuah manis untuk Spurs.

Sebagai contoh, dalam formasi 3-4-2-1 yang dimiliki Spurs saat mereka bermain melawan Chelsea, mereka dapat memulai pertandingan lebih agresif saat di lapangan dan dengan kerjasama yang baik Spurs akhirnya bisa menghantam Chelsea yang berada di puncak klasemen dengan skor 2 – 0. Itu kunci kemenangan yang membuat mereka segera kembali untuk perburuan gelar.

Partner antara Walker dan Rose yang sangat apik ternyata terus membuat orang membicarakan keduany. Bahkan, Pep Guardiola juga ingin mereka berdua berada di City. Ada spekulasi juga jika Jose Mourinho ingin membawa mereka ke sisi Manchester United. Jadi, Tottenham Hotspur saat ini benar-benar beruntung memiliki keduanya.

Saat ini, mereka tidak terdengar seperti pemain yang akan bergegas pergi untuk meninggalkan Spurs musim depan. Bahkan, keduanya terlihat sangat menikmati berada di Spurs. Walau persaingan keduanya tidak bisa hilang, namun keduanya tetap memperlihatkan permainan sebagai partner yang ditakuti oleh lawan.

Mungkin Anda tidak setuju dengan bagian yang mengatakan jika mereka partner yang ditakuti di Eropa. Mungkin juga Anda tidak menilai mereka di antara para pemain togel hk yang terbaik di seluruh Eropa. Tapi Anda harus setuju dengan ungkapan bahwa sebuah persaingan sengit di antara keduanya telah berkembang menjadi partner yang sangat tangguh.